Selasa, 27 Desember 2011

" Taubatnya Ahli Maksiat " kisah Nyata

Kisah ini diambil dari majalah “Al-Ummah Al-Qatriyyah” No. 70, dari kolom bertajuk “TAUBAT”,

ditulis oleh Husein Uwais Mathar.

Sungguh sahabatku telah berubah, tertawanya renyah lembut menyapa setiap telinga, laksana fajar menyingsing menyambut pagi. Padahal sebelumnya tertawanya seringkali memekakkan telinga dan menyakiti perasaan. Kini pandangannya sejuk penuh tawadhu. Sedangkan sebelumnya penuh dengan pandangan yang destruktif. Ucapan yang keluar dari mulutnya kini penuh dengan perhitungan, padahal sebelumnya sesumbar ke sana kemari melukai dan menyakiti hati orang, tidak peduli dan tidak ada beban dosa. Wajahnya tenang diliputi cahaya hidayah setelah sebelumnya terkesan garang dan tidak ada belas kasihan.

Aku tatap wajahnya, dia paham apa yang aku inginkan, lalu ia berkata,

“Sepertinya engkau ingin bertanya kepadaku. Apa yang membuatmu berubah?”

“Ya, itu yang aku ingin Tanya kepadamu”, tandasku, wajahmu yang kulihat beberapa tahun yang lalu berbeda 180 derajat dengan wajah yang kulihat sekarang.

Maha suci Allah yang Maha merubah keadaan,” katanya penuh rasa syukur. “Hmm… pasti di balik semua itu ada kisah menariknya,” komentarku.

“Ya, kisahnya bila kukenang, selalu menambah keimananku kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, kisahnya melebihi khayalan, namun tetap sebuah kenyataan yang telah merubah arah hidupku, sekarang aku akan ceritakan semua kisah ini.”

Ketika aku sedang mengendarai mobil menuju Kairo, di salah satu jembatan yang menghubungkan kota tersebut, tiba-tiba seekor sapi dan seorang anak kecil melintas di depanku, aku kaget dan tidak dapat mengendalikan kendaraan. Tanpa sadar mobilku terjun ke sungai, dan aku sudah ada di dalam air. Aku angkat kepalaku ke atas agar bisa bernafas, tetapi mobilku terus tenggelam dan air nyaris memenuhi dalam mobilku, tanganku segera menjamah gagang pintu, tapi pintunya terkunci. Saat itu aku merasa akan segera mati, yang terbayang adalah perjalanan hidupku yang penuh dengan dosa dan noda. Segalanya seperti gelap, seperti berada di terowongan yang dalam dan gelap, panik mencekam dan batinku berteriak, “Yaa Rabb… Selamatkanlah aku, bukan dari kematian yang sebentar lagi akan kualami, tapi selamatkanlah aku dari segala dosa yang telah melingkupi diriku, aku merasa jiwaku seperti melayang dan mohon ampun kepada Allah sebelum menemui-Nya, lalu aku mengucap dua kalimat syahadat, aku mulai merasa akan mati.

Aku berusaha menggerakkan tanganku untuk menggapai sesuatu, tiba-tiba tanganku menyentuh sesuatu yang bolong, aku ingat!, bolongan tersebut berasal dari kaca bagian depan, yang pecah sejak tiga hari yang lalu, tanpa pikir panjang lagi, aku dorong sekuat tenaga badanku keluar dari kaca bolong tersebut, aku kembali melihat cahaya terang, aku lihat masyarakat menyaksikan dari tepi sungai seraya saling berteriak keras agar ada salah seorang yang menolongku, lalu terjun dua orang dari mereka ke sungai dan membawaku ke tepinya, dengan fisik yang lemah lunglai aku masih merasa tidak yakin bisa selamat dan kembali hidup, dari kejauhan kulihat mobilku perlahan-lahan terbenam ke dalam air. Sejak detik itu aku merasa sangat ingin meninggalkan masa laluku yang penuh dengan dosa, hal itu langsung kubuktikan sesampainya di rumah, langsung kurobek-robek gambar dan poster para selebritis pujaan dan gambar wanita setengah telanjang yang sengaja kupajang di dinding rumahku, lalu aku masuk ke kamar dan menghempaskan badanku di atas kasur sambil menangis, baru pertama kali ini aku merasa menyesal terhadap dosa-dosa yang telah kuperbuat, semakin keras tangisku dan semakin deras air mataku bercucuran, sementara badanku gemetar. Saat itulah aku mendengar azan, seakan-akan aku baru mendengarnya pertama kali. Aku langsung bangkit berdiri dan segera bergegas mengambil air wudhu. Di masjid, setelah aku menunaikan shalat, aku menyatakan taubat dan mohon kepada Allah agar mengampuniku; Sejak itulah sebagaimana yang engkau lihat sekarang wajahku berubah karena taubat.”

Aku tertegun mendengar ceritanya lalu aku katakan kepadanya :

????????? ???? ??? ????? ????????? ???? ????? ??????????? ?????? ??????? ????? ???? ??????? ??????? ???????????? ??????????? ??????????? ????? ???????? ???????

“Berbahagialah engkau hai saudaraku, segala puji bagi Allah atas keselamatanmu, sungguh Allah telah menghendaki kebaikan terhadapmu, Allah akan selalu melindungimu dan menjagamu, serta mengokohkan langkahmu di atas kebenaran”. (hdn)

Sumber: http://www.dakwatuna.com

Senin, 26 September 2011

Nasib Anak Jalan, Anak Itu bernama AMIR (kisah nyata)

malam ini tgl 26 september 2011, yah... aku baru saja menyelesaikan beberapa tugasku. yang terakhir mengantarkan pesanan bekas kantor ku, ( PT. TELKOM Tbk ) karena aku dulu begitu akrab dengan orang2 di sini, akupun leluasa keluar masuk main internet menggunakan perangkat kantor, ada beberapa temanku yang masih belum pulang karena lembur, memang terbiasa sudah dulu waktu saya bekerja di sinipun begitu selalu pulang larut ^_^. jangan d contoh yah..... tapi bukan ini kisah yang akan kuceritakan, melainkan kisah anak jalanan yang aku temui ketika pulang.

tepat jam 10, aku pamit pulang meninggalkan 2 orang temanku yang masih bekerja, pulang melewati jalanan yang rutin, menyusuri tepian sungai mahakam, karena rumahku menyebrang melewati jembatan mahakam. menikmati suasana, melihat kekiri dan kenanan memperhatikan tingkah laku orang2, ada yang sekedar nongkrong, berduaan, berdagang, berjaga, dan lain-lain yang biasa terlihat di kehidupan malam di tepian sungai mahakam.

Kemegahan Islamic Center Samarinda tak bisa di tinggalkan begitu saja, aku melihatnya memperhatikan bangunannya dan melihat tingkah laku orang-orang di depannya. aku terbiasa untuk memberhentikan motor ku di pertigaan islamic karena biasa ada anak-anak jalanan yang ikut, mereka adalah penjual koran malam. mereka biasa start dari sehabis magrib hingga jam 11 malam, kalau belum habis terpaksa mereka lembur. tapi tak terlihat seorangpun di pertigaan ini. jadi aku meneruskan perjalanan pulangku.

berjarak sekitar 200 meter dari pertigaan islamic center barulah aku menemukan seorang anak jalanan yang memegang koran yg di jualnya di kejauhan, dia berusaha memberhentikan kendaraan roda 2 untuk menumpang pindah ke tempat lain, ( kalau ga karang asam, yah jembatan mahakam ) itu yg biasa saya antar. nah beruntung dalam hatiku aku masih bisa beramal untuk mengantarkannya.

"Mau kemana de ?" tanyaku. " ke jembatan mahakam om" jawabnya. "ok lah ayo naik." aku mempersilahkan dia tuk naik di belakangku. aku menghibur perjalananku dengan bernyanyi. lagu2 yg ku ingat. tp dalam hatiku kenapa tidak kuajak dia ngobrol.... " dari mana de ? " pertanyaanku mengawali pembicaraan. "dari karang asam" jawabnya. terus dia bercerita tentang nasib yang menimpanya barusan. apa yg di ceritakannya membuat hatiku miris, dan sakit, ingin rasanya memberikan sesuatu untuknya agar bahagia, baiklah akan ku beritahu apa yang di ceritakannya padaku.

jadi ade ini baru mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, bisa di bilang dia korban tindak kriminal. ya dia baru saja kehilangan tas yang berisi, koran (dagangannya), uang setoran 20 rb, dan uang hasil tabungannya 20 rb. saat bertanya berapa total yg hilang dia memprediksikan sekitar 50rban lebih... miris hatiku mendengarnya. aku lanjut bertanya, "gmn kok bisa hilang ?" "saya titip di tukang parkir (biasa dia menitp barangnya wilayah parkiran depan islamic center taman tepian sungai) di halte situ om, terus saya liat pengamen, pas saya liat lagi tas saya dah hilang ", jawabnya. "loeh mana tukang parkirnya ?" tanyaku. dia menjawab, "tukang parkirnya tadi lagi beli minuman" #tarik nafas panjang....

"Kenapa uangnya tidak di taruh di kantong ?" tanyaku untuk memberi solusi. Dan dia bercerita panjang setelah itu yang membuat aku lebih terkejut untuk menjawab pertanyaanku, jadi inti dari ceritanya adalah, mereka sering di bajak oleh kelompok orang2 dewasa, pengamen makassar mereka biasa berempat atau lebih dan ukuran badan mereka sebesar orang dewasa kaya aku ( menurut pengakuan dia ) yah akupun sangat sakit karena aku juga berasal dari sana. selain di bajak mereka biasa di pukuli kalau tidak memberi atau ketahuan berbohong. aku berusaha memberikan solusi, coba lapor polisi.... dia menjawab... sudah pernah om, tp ga da bukti, terus kalau lapor polisi kami akan di pecahkan kepalanya " " ah itu cuma ancaman " komenku. kan ada pos polisi dekat banget di situ ( sekitar 20 meter dari pertigaan ) " tapi om sudah 3 orang yg di pecahkan kepalanya yang di hantupkan di semen terakhir orang buton temen saya, nah karena kejadian itu baru polisi menangkapnya " <<< ini yg ketahuan.

wah parah, beginikah kehidupan anak jalanan, yang mencari nafkah untuk sekolah dan makan, asal para pembaca tahu kalau koran mereka terjual 1 buah mereka akan mendapatkan upah Rp.500,- mereka maximal hanya mendapat sekitar Rp.10.000,- kalau koran mereka habis, kalau tidak habis biasanya mereka akan di marahi oleh penerbit. wah kacau gumamku dalam hati. kadang demi menghabiskan koran mereka, mereka rela tidak pulang atau bahkan pulang hingga dini hari.

Umur mereka kisaran 6-10 tahun karena saya tahu mereka semua masih SD, saya pernah bertanya kepada mereka. kembali ke cerita awal. yah akhirnya kami menemukan 2 temannya di gerbang jembatan mahakam yg berusaha tuk memberhentikan kendaraan, aku berhenti untuk mempersilahkan 2 orang temannya itu tuk ikut, tp mereka menolak, entah apa alasannya. yah aku lanjutkan perjalanan hingga kami menyebrangi jembatan mahakam. aku ingin sekali melindunginya, hingga aku bertanya, ada hp de ? ah parah kenapa aku bertanya begini kalaupun ada pasti dah di ambil sama pembajak sialan itu. ( dalam hatiku langsung menjawab begitu ),,, lain kali de sembunyikan uangmu di semak2.... " ia om sudah kami lakukan " ternyata mereka sudah pernah melakukannya....

Karena dia bilang bakalan gak pulang malam ini karena takut tidak setoran, akhirnya aku memberikan uang kepadanya untuk mengganti setorannya. " ini de ada uang, ambillah untuk bayar setoranmu dan beli tas baru " tidak seberapa memang tapi aku yakin itu bisa membuatnya lebih bahagia, pesan terakhirku ke dia adalah, sering2 sholat de, terus berdoa saja semoga ALLAH yang pasti akan membalas kelakuan mereka padamu ", "ia om" jawabnya. " eh siapa namamu ? " tanyaku sebelum pergi. " " Amir OM, makasih ya om " menutup perbincangan kami.

Air mataku tidak keluar, tapi bathinku terasa hancur, bagaimana orang dewasa tega membajak dia, kan mereka juga kesusahan, dasar tidak punya nurani dalam hatiku sambil mengendarai motorku, akh sialan, tunggu kalau bertemu. hingga selesai menulis cerita nyata ini hatikupun masih geram dengan kelakuan pembajal dan maling itu.

Rabu, 06 Juli 2011

MUTIARA

Anda tidak dapat merencanakan masa yang akan datang berdasarkan masa lalu (Edmund Burke)

Kita tidak bisa mengingkari kesan bahwa manusia umumnya menggunakan standar yang keliru. Mereka mencari kekuatan,sukses dan kekayaan untuk diri mereka sendiri, memuji diri mereka di hadapan orang lain dan mereka memandang rendah pada apa yang sebenarnya berharga dalam hidup (Sigmund Freud )

Sukses adalah keberhasilan yang anda capai di dalam menggunakan talenta-talenta yang telah Allah berikan kepada Anda (Rick Devos)

Hiduplah sedemikian rupa sehingga Anda tidak akan merasa malu ketika orang laing berbicara tentang keluarga Anda. (Will Rogers)

Bekerja keras sekarang, merasakan hasilnya nanti; bermalas-malas sekarang, merasakan akibatnya nanti. (John C. Maxwell)

Kehilangan kekayaan masih dapat dicari kembali, kehilangan kepercayaan sulit didapatkan kembali. (Erich Watson)

Orang termiskin yang aku ketahui adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa kecuali uang. John D.Rockefeller Bekerja keras sekarang, merasakan hasilnya nanti ; bermalas-malas sekarang, merasakan akibatnya nanti (John C Maxwell)

Kepengecutan yang paling besar adalah ketika kita membuktikan kekuatan kita kepada kelemahan orang lain (Jacques Audiberti)

Yang terpenting adalah menguasai diri sendiri (Eckermann)

Seorang Intelektual adalah orang yang pikirannya menjaga pikirannya sendiri (Albert Camus)

Kebahagiaan lebih banyak menipu daripada kesusahan (Martin Luther)

Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan (Paul Galvin, founder Motorola)

Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan (Samuel Butler)

Di dunia ini benda-benda tidak akan berubah, kecuali kalau ada yang mengubahnya . (James A.Garfield)

Jangan buang hari ini dengan mengkuatirkan hari esok. Gunung pun terasa datar ketika kita sampai ke puncaknya. (Phi Delta Kappan)

Sedikit orang kaya yang memiliki harta. Kebanyakan harta yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)

Bukan masalah-masalahmu yang mengganggumu,tetapi cara Anda memandang masalah-masalah itu.Semuanya bergantung pada cara Anda memandang sesuatu . (Epictetus Compassion is the basic of all morality by Arthur Schopenhauer)

Tak ada yang menarik,jika Anda tidak merasa tertarik (Helen MacInnes)

"Mutiara KELUARGA "

Bahagiakanlah keluarga kita sebelum membahagiakan orang lain.

Kesolehan keluarga menjadi penentu bagi tegaknya sesuatu bangsa yang aman, makmur dan sejahtera.

Sebahagian dari kesempurnaan kebahagiaan di dunia adalah memiliki keluarga yang bahagia.

Ciri orang yang mencintai keluarganya adalah dia selalu bersabar dalam mendidik akhlak dan keimanan keluarganya.

Seorang yang bekerja keras untuk menunaikan tanggung jawab kepada keluarganya adalah bukti kasihnya kepada keluarganya.

Tingginya darjat suami ditentukan oleh perjuangannya menjadi pemimpin rumah tangga, sehingga dituntut menjadi teladan yang baik bagi keluarga yang dipimpinnya.

Sesungguhnya keluarga itu tempatnya yang aman dan selesa dalam berkongsi suka dan duka.

Kasih sayang yang terjalin diantara anak dan ibubapa mampu melahirkan sikap jujur dan terbuka.

Kekuatan cinta yang tulus mampu menggerakkan lisan untuk senantiasa berterima kasih kepada pasangan, anak ataupun ibubapanya.

Mencintai keluarga adalah amanah bagi setiap manusia.

Pecinta keluarga tidak akan membiarkan dalam rumahnya berlaku keburukan dan kemaksiatan.

Anak-anak lebih memerlukan contoh dan keteladanan dari kedua ibu-bapa mereka daripada celaan dan kekerasan.

Kehidupan kita akan berubah apabila dimulai dengan perubahan diri, keluarga dan persekitaran.

Mahkota orang tua adalah anak cucunya dan kehormatan anak-anak adalah kerana nenek moyang mereka.

Apabila setiap ahli keluarga saling mencintai, menyayangi, dan saling mengalah, nescaya seluruh masyarakat akan menjadi baik, aman dan damai.

Keharmonian keluarga terletak pada sikap tanggungjawab dan terbangunnya komunikasi yang sihat diantara ahli keluarga.

Komunikasi dalam keluarga akan senantiasa terpelihara selama komunikasi dengan Allah pun tetap terjaga.

Keluarga yang dekat dengan Allah akan menjadi keluarga yang layak ditolong olehNya dalam setiap urusannya.

Rasul saw bersabda, paling dekat dengan ku kedudukannya kelak pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya.

Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia adalah seumpama seorang mujahid dijalan Allah.

Warisan termahal dan terbaik dari diri kita untuk keluarga, keturunan, dan masyarakat adalah keindahan akhlak kita.

Allah mencintai orang-orang yang selalu berjuang memperbaiki diri, keluarga dan masyarakat.

Cintailah suami atau isteri kita dengan memuliakan ibubapa dan keluarganya.

Bagaimana kita bersikap kepada anak-anak kita, begitu pulalah mereka akan bersikap kepada kita. Maka berikan sikap yang terbaik kepada mereka

Jika Allah cinta kepada sebuah keluarga, maka salah satu cirinya ialah keluarga itu dibukakan hati untuk ilmu agama.

Kebahagiaan sesuatu keluarga bukanlah diukur dari segi mata-benda, tapi sejauh mana keta’atan keluarga kepada Allah.

Ibadah seorang ibu adalah modal bagi lahirnya anak-anak yang soleh yang akan menjadi benteng bagi ibubapanya kelak di akhirat.

Selasa, 05 Juli 2011

" KATA MOTIVASI "

Sesuatu Yang Lebih

Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.

If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.

~ Thomas Jefferson

Hal Kecil dengan Cinta

Dalam kehidupan ini kita tidak dapat selalu melakukan hal yang besar. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar.

In this life we cannot always do great things. But we can do small things with great love

~Mother Teresa

Tentang Visi

Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk.

Vision without execution is a daydream. Execution without vision is a nightmare.

~ Japanese Proverb

Hidup Ini Singkat

Hidup ini singkat. Tidak ada waktu untuk meninggalkan kata-kata penting tak terkatakan.

Life is short. There is no time to leave important words unsaid.

~ Paulo Coelho

Cara Memulai

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan.

The way to get started is to quit talking and begin doing.
~ Walt Disney

Pikiran Ibarat Parasut

Pikiran kita ibarat parasut, hanya berfungsi ketika terbuka.

Minds are like parachutes – they only function when open.
~ Thomas Dewar

Sukses Adalah Perjalanan

Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir

Success is a journey, not a destination.
~ Ben Sweetland

Memberi dan Menerima

Mereka yang dapat memberi tanpa mengingat, dan menerima tanpa melupakan akan diberkati.

Blessed are those that can give without remembering and receive without forgetting.
~ Author Unknown

Hargai Milikmu

Hargailah segala yang kau miliki; anda akan memiliki lebih lagi. Jika anda fokus pada apa yang tidak anda miliki, anda tidak akan pernah merasa cukup dalam hal apapun.

Be thankful for what you have; you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough.
~ Oprah Winfrey